Text
Boediono dan (Neolib) eralisme
Abstrak Terpilihnya pBoedion sebagai wakil presiden Republik Indonesia pada pilpres 2009 mendapingi Susilo Bambang Yudhoyono menjadi pemicu munculnya wacana neoliberalisme, yang oleh beberapa kalangan dianggap sebagai wacana musiman yang akan berakhir dengan sendirinya. Tetapi penulis buku ini menganggap bahwa masalah neoliberalisme merupakan persoalan serius yang dihadapi oleh bangsa ini. Neoliberalisme yang secara masif menjadi dasar kebijakan ekonomi INdonesia selama satu dasawarsa terakhir, dianggap menyalahi konstitusi, karena sistem ekonomi yang diamanatkan dalam konstitusi negara ini adalah sistem eknomi kerakyatan. Dalam sistem ekonomi kerakyatan, yang menjadi fokus pemberdayaan adalah rakyat dan masyarakat kebanyakan, bukan segelintir orang kaum pemilik modal. Fakta menunjukkan bahwa kebijakan yang diambil selama ini tidak mensejahterakan rakyat. Buku ini membahas tentang bagaimana pertarungan antara kedua sistem ekonomi ini dan bagaiman peran aktor di dalamnya dan peran kepemimpinan dalam membangun sistem ekonomi kerakyatan tersebut.rnCatatan Bibliografi: halaman 140-144
| KU01557 | 320.519.598 ISM b 1042/SMAN5CLG/2010 | Tersedia | |
| KU01558 | 320.519.598 ISM b 1042/SMAN5CLG/2010 | Tersedia | |
| KU01559 | 320.519.598 ISM b 1042/SMAN5CLG/2010 | Tersedia | |
| KU01560 | 320.519.598 ISM b 1042/SMAN5CLG/2010 | Tersedia | |
| KU01561 | 320.519.598 ISM b 1042/SMAN5CLG/2010 | Tersedia | |
| KU01564 | 320.519.598 ISM b 1042/SMAN5CLG/2010 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain